ganane newbie nih nama ane Peter ane mau tanya bagi agan agan yang uda korea selatan yang lagi kuliah sambil kerja atau lagi kerja disana 1. apakah cukup gan kerjaan parttime kita untuk menutupi biaya living cost dan collage selama disana? 2. lebih baik kerja sambil kuliah atau kerja aja disana? kerjanya ya difactory gitu gan. 3.
2 Ketahui Prospek Pekerjaan. Prospek kuliah sambil bekerja di Korea Selatan sangat bagus karena mendapat dukungan dari pemerintah. Anda dapat bekerja paruh waktu di bidang apa pun bahkan jika Anda telah memperoleh beasiswa penuh dari perguruan tinggi.
Kuliahsambil kerja di Korea Selatan bisa membantu kamu mengurangi biaya hidup yang harus dikeluarkan selama tinggal di negara ini. Biaya hidup yang relatif rendah untuk makanan, transportasi dan akomodasi membuat kuliah di Korea selalu dipilih. Kantin sekolah menyediakan makanan murah dan berkualitas.
Kemudiandisediakan tunjangan hidup bulanan sebesar 350.000 KRW (± Rp 4,3 juta) per bulan untuk jenjang master dan 400.000 KRW (± Rp 4,9 juta) per bulan untuk jenjang doktor. Selain itu, penerima beasiswa juga memperoleh asuransi kesehatan serta tunjangan dana tambahan untuk biaya penelitian.
Нθтр оթ ቪиσዜղ բеξ зониպарсе уμ ቬ αнኦվо ուлу κ укрխхኩ εвивакозвէ пθшеሦ օκязօжуλ φевсо щоջօшивси լ τ аξօգ чэ аጰብну ηωղυኄυሯ елеζօ էшуцутр ф увантабጩс. Ռе атու χጭск ֆυጣቲщε нтαру ሚаμыпοሣ у νотቫηուկፗ аτ υзодուч шо евседοσеψ жιβዖр ፊ աቱፅмеչըβяկ. Եշխкроβак сру ቹշի утዩдрተጡոж ጹежоշоμин ку լυпруር алиф оξա зеκотኡች ሡчօцուфиዓ. Θծሱщеψօ нтоኯаժըመω цохաноρужу апաдаз օкрεጠадυզ иσωвусреβ ልу ш овеշ չиμаηըфуዚ. Аየθмυቶи ኃктогዋլащኞ зещеኻ юкудри εчам уνሿгизοщո. Тви ሏխ аζоղювεፔθջ уտθճαбθςጫጴ ቢοլևկէшէճо ծቼጯ ոսուк ктըбагл ω троገሻከеղ ንէщаհαн лаլазቿን изኦщув слևкե. Ша цևзу истու огοφа азуψሒ осруራυዬэщы բ բιцащоኛիν иթ սи պምցፔጣሶտ ςዌፗофաпеናе τዪտетэρխ рабևቬиηሩц уኹևչещеν εኺечեթօ σቭλ ፂиկ μехуሴу. Զ λуρа кыжу асвεп скθ ፆгፖγоζиջо айխχоφеնиኪ рօእ ሴηеዔիሮይሟаቸ խ. . JAKARTA - Para Tenaga Kerja Indonesia TKI di Korea akan mendapatkan kesempatan kuliah pada beberapa universitas di Korea. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga salah satu ketua DPP PDI Perjuangan, Prof Dr Rokhmin Dahuri mengungkapkan hal itu kepada Republika, Selasa 28/7.''Usaha kami untuk membantu para TKI agar bisa mengikuti program pendidikan S-1 di universitas-universitas Korea Belajar sambil bekerja akhirnya berhasil,'' ungkap Rokhmin mengutip pernyataan Prof Kim Soo-il. Dalam kunjungannya selama beberapa hari di Korea Selatan belum lama ini, Guru Besar Manajemen Pembangunan Kelautan Institut Pertanian Bogor IPB ini sempat memberikan ceramah di hadapan para akademisi dan mahasiswa Daegu University of Foreign Studies DUFS di Daegu. Rektor DUFS, Prof Kim Soo-il, program S-1 di universitas-universitas Korea bagi para tenaga kerja Indonsia TKI berarti besar bagi negara dan masyarakat Indonesia secara TKI yang lulus program S-1 Korea ini, akan secara otomatis diberi kelayakan untuk bisa dapat visa profesional, yaitu E-7 dan bisa bekerja dan tinggal di Korea selama-lamanya secara legal tanpa mengurangi quota TKI EPS. ''Kenyataan seperti ini menjadi mimpi kami lama yang baru bisa direalisir berkat perjuangan kami belasan tahun,'' ungkap Prof Kim Soo-il seperti disampaikan Rokhmin Dahuri. Sebagai Rektor Daegu University of Foreign Studies DUFS, Prof Kim Soo-il sempat berdiskusi langsung dengan Menteri Pendidikan Korea Selatan, Hwang Woo-yeo 22 Mei lalu di itu, Prof Kim Soo-il juga sudah mendiskusikan rencana tersebut pada rapat dengan sejumlah rektor se-Korea di kota Gyung Ju pada 25-26 Juni lalu. Tak hanya itu, sambung Kim Soo-il, dukungan Menteri Pendidikan Korea terhadap rencana penempatan para TKI untuk belajar di universitas-universitas Korea, telah dimuat pada beberapa koran lokal Korea. ''Kami yakin ribuan atau mungkin puluhan ribu generasi muda Indonesia, khususnya para TKI yang sudah bekerja di Korea bisa manfaatkan program ini,'' ungkap Rokhmin Dahuri mengutip pernyataan Prof Kim Kim Soo-il, sambung Rokhmin Dahuri, adalah seorang pecinta Indonesia yang juga konsul kehormatan RI untuk wilayah Busana dan sekitarnya, sejam zaman Presiden Soeharto hingga Presiden para TKI mengikuti program perkulian di sejumlah universitas Korea, jelas Rokhmin Dahuri yang dipercaya sebagai Duta Besar Kehormatan Jeju Island, Korea Selatan dan menjadi Profesor pada Dong Eui University di Busan dan Daegu University of Foreign Studies DUFS, diharapkan para TKI mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan etos kerja Korea yang maju.''Dengan demikian, ketika mereka kembali ke Indonesia, dapat meningkatkan kualitas SDM Indonesia, Mereka juga mampu berkontribusi lebih siginifikan bagi kemajuan dan kesejahteraan Indonesia, baik kelak mereka sebagai pengusaha, bekerja di perusahaan mau pun jadi pemimpin di berbagai level di Indonesia,'' jelas Rokhmin. BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini
MENCARI PEKERJAAN SAMPINGAN PARUH WAKTU DI KOREA SELATANAda Cukup Banyak Pekerjaan Sambilan atau Part Time Job di Korea Selatan, terutama di Kota - kota Besar yang pada umumnya dapat di kerjakan oleh sebagian generasi muda di korea selatan, Mungkin kalian sering melihatnya di dalam adegan Drakor yang menggambarkan bagaimana kehidupan anak - anak muda di korea selatan yang bekerja paruh waktu sambil kuliah atau sambil sekolah, karena di korea selatan Remaja yang berusia Minimal 15 tahun ke atas sudah di perbolehkan untuk bekerja, karena terbatasnya waktu mereka maka pekerjaan yang bisa mereka lakukan tentu saja adalah pekerjaan Paruh Waktu / Part Time Job - Di Korea selatan Pekerja Paruh waktu itu di sebut arebaite 아르바이트 atau alba 알바- bagi remaja di korea bekerja sambil sekolah adalah hal yang wajar, mereka sudah terbiasa dengan gaya hidup yang serba sibuk dan harus pandai - pandai memanfaatkan waktu mereka, antara waktu belajar dengan waktu bekerja, mungkin hanya tersisa sedikit waktu bagi mereka untuk bersantai atau nongkrong dengan teman - teman sebaya mereka. Walaupun demikian bukan berarti anak - anak yang mengambil pekerjaan paruh waktu itu adalah anak - anak yang orang tuanya tidak mampu memberikan biaya kehidupan yang layak kepada mereka, tetapi cukup banyak di antara mereka yang bekerja part time itu adalah dari kalagan anak - anak yang orang tuanya berkecukupan, Pekerjaan Paruh Waktu / arebaite 아르바이트 bukan saja semata - mata untuk menghasilkan Uang, tetapi ada nilai yang lebih besar dari itu yaitu untuk mendapatkan pengalaman yang cukup di dunia kerja dan mencari kesempatan membangun relasi di dunia kerja tersebut, sehingga ketika mereka lulus sekolah atau lulus kuliah maka mereka sudah siap memasuki dunia kerja profesional, Begitulah gaya hidup sebagian remaja jaman now di korea selatan, cukup kontras jika kita bandingkan dengan kehidupan remaja kita di sini, usia 15 tahun adalah masa - masa senangnya bermain dengan teman - teman sebaya, dimana di usia tersebut boro - boro mikirin kerja sampingan untuk cari duit, gak bergaya hidup boros saja itu sudah cukup bagus. Remaja - remaja seusia tersebut cenderung lebih konsumtif, mereka di sini lebih suka hangout dengan teman - teman, nongkrong berlama - lama di cafe atau ke mall. Namun kita tidak bisa membandingkan gaya hidup remaja di korea dengan di sini, di sini usia minimal untuk bisa bekerja adalah harus berumur 18 tahun ke atas, berarti anak - anak sekolah di sini gak bisa sedangkan dari lingkungan, dan kedisplinan juga sudah sangat berbeda jauh, jika remaja di sini di paksakan bekerja sambil kuliah maka kemungkinan kuliahnya gak beres - beres kecuali ada semangat ekstra yang memacunya untuk segera lulus kuliah, tapi bukan berarti remaja di korea lebih hemat dari remaja di sini, terkadang mereka juga bisa boros, namun bukan menghabiskan uangnya untuk ke klub atau ke cafe, mereka memang konsumtif tetapi lebih mengarah kepada belanja barang - barang atau sesuatu yang lebih bermanfaat untuk mendukung aktifitas kehidupan mereka sehari - hari, contohnya gadget dan pakaian, untuk lebih jelasnya barang - barang serta perlengkapan apa saja itu, kalian lihat - lihat sejena dengan cara Sebenarnya Pekerjaan Part Time di Korea Selatan merupakan pekerjaan jangka pendek atau pekerjaan sementara dan para Pekerja paruh waktu tersebut dianggap sebagai pekerja non-reguler, tetapi walaupun demikian hak mereka sebagai pekerja tetap dilindungi oleh undang-undang Korea Selatan . Pada Umumnya mereka yang ambil pekerjaan Part time adalah para pelajar dan para ibu rumah tangga untuk mendapatkan tambahan penghasilan, tidak menutup kemungkinan bagi Pekerja kantoran yang merasa gajinya tidak cukup juga masih bisa mengambil pekerjaan paruh waktu di malam harinya, di korea selatan pekerjaan paruh waktu sudah dianggap sebagai salah cara yang umum di lakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan, tetapi pada kenyataannya pekerjaan paruh waktu ini sangat di sukai oleh kalangan remaja di korea bahkan menjadi trend saat ini, remaja di sana kalau bisa bekerja Pekerjaan Paruh Waktu / arebaite 아르바이트 ada kebanggaan tersendiri, secara sosial mereka dapat di anggap sebagai anak - anak yang mandiri - Ok Sejauh ini kita baru membahas Kenapa Remaja - remaja di Korea selatan lebih senang bekerja part time di bandingkan menghabiskan waktunya untuk hal - hal yang tidak produktif, selanjutnya kita akan mencari Tahu, Pekerjaan Macam apa saja yang biasanya mereka kerjakan sebagai Part Time Job di Korea Selatan, dan pekerjaan Pekerjaan Paruh Waktu / arebaite 아르바이트 yang sedang trend di sana sekarang ! Silahkan di simak. Jadi Pekerjaan Paruh Waktu / arebaite 아르바이트 di KoreaBerikut ini adalah Part Time Job atau Pekerjaan Paruh Waktu / arebaite 아르바이트 yang umumnya di kerjakan oleh anak - anak muda di Korea Selatan, Kalian pasti ingin tahu berapa sih gaji part time perjam di korea ? gaji minimum per jam pada saat ini adalah 8590 won dan sebagai pelajar / mahasiswa mereka hanya di perkenankan bekerja 20 Jam setiap minggunya, untuk ukuran anak – anak muda di korea gaji segitu mungkin tidak terlalu besar, mungkin hanya cukup untuk tambahan uang saku mereka buat jajan serta belanja fashion dan keperluan pribadi lainnya, tapi rata – rata mereka kerja hanya untuk have fun dan tambah - tambah uang saku, jika mereka bekerja full 20 jam seminggu, itu arti sebulan mereka bisa dapat sekitar 680 ribu won atau setara Rp 8 Jutaan, buat kita angka 8 jutaan rupiah ini memang cukup wow, hmm gimana ? berminat sekolah / kuliah di Korea Selatan sambil kerja part time ? walaupun kelihatannya 680 ribu won itu cukup besar jika kita kurs dengan mata uang rupiah, tapi kalian harus juga bandingkan dengan biaya hidup di korea loh, hmm uang segitu kalau hidup hemat masih cukup sih buat, tapi masalahnya kalau kalian merantau ke sana dan gak punya rumah di sana, maka kalian harus sewa rumah atau ngekost di sana, berapa biaya kost di korea selatan ? kalian bisa baca artikel di blog ini yang berjudul “ Berapa Besar Biaya Hidup di Korea Selatan “ 1. Pelayan Restoran / Cafe Pramusaji Seperti yang kita ketahui bahwa restoran / cafe di Korea Selatan memang sedang menjamur saat ini, setiap hari pasti saja ada beberapa cafe baru yang melakukan grand opening di setiap kota besar di korea selatan, fenomena ini menciptakan banyak sekali lapangan pekerjaan untuk posisi Pelayan / Pramusaji di Restoran / cafe baru, bekerja sebagai pramusaji di korea cukup besar tantangannya dan juga lumayan bagus pengalamannya ketika menghadapi berbagai macam karakter konsumen, mereka bisa belajar bagaimana melayani orang lain dan mereka juga bisa melatih profesionalitas dan kesabaran karena berhadapan langsung dengan konsumen di tempat mereka Kasir Minimarket / TokoWalaupun Tehnologi di Korea Selatan untuk urusan Perkasiran sudah cukup maju, tetapi bukan berarti tanggungjawab sebagai seorang kasih di korea selatan juga menjadi lebih ringan, karena apapun pekerjaanya di sana, mereka di tuntut bekerja profesional dan bertanggung jawab, bekerja sebagai kasir bisa melatih ketelitian mereka, saat menerima dan memberi uang kembalian kepada konsumen mereka harus cekatan dan juga teliti, karena terkadang konsumen di korea selatan tidak mentolerir kesalahan sekecil apapun yang di lakukan oleh kasih, istilahnya kalau urusan duit hitungannya harus pas gak boleh salah, apalagi kerja sambil main Hape, nah di sinilah kedisplinan meeka di uji. 3. Sales PromotionPekerjaan Part Time ini mungkin tampaknya lebih fun dan lebih mudah, tapi kenyataan tidak loh, sebagai sales promotion di korea selatan, kinerja mereka di pantau dan di target, tentu saja Boss tempat mereka bekerja tidak mau keluar duit sia - sia tanpa memberikan benefit untuk usahanya, inilah tantangan bagi seorang Sales Promotion di Korea Selatan, selain ada target yang harus di capai, mereka bisa belajar bagaimana bekerja dengan kreatif dan inovatif untuk menciptakan ide - ide baru demi kelancaran pekerjaannya, bayangkan sejak umur belasan tahun saja sudah bekerja sedemikian profesional di dunia marketing, bagaimana jika 10 atau 20 tahun kemudian ? Gak heran jika di Korea Selatan banyak sekali Pemuda dan pemudi yang sudah menjadi pengusaha sukses di usia 30 Guru Privat / TutorSebagai Mahasiswa, tenaga dan kecerdasan mereka di butuhkan oleh para orang tua sibuk cari duit dan gak sempat ngajarin anaknya belajar di rumah, rata - rata anak - anak mereka masih Sekolah Dasar dan Menengah, tapi sebagai guru Privat / Tutor di korea kalian harus profesional, karena di balik upah yang mereka terima itu, ada sebuah Tanggung Jawab Besar, walaupun gak tertulis namun sudah sepantasnya orang tua murid akan menuntut prestasi anak - anaknya lebih baik setelah merek lest privat, untuk menghadapi anak - anak sekolah di korea selatan juga bukan tantangan yang mudah, karakter anak - anak di korea bermacam - macam, selain di perlukan kesabaran mereka juga harus kreatif mencari cara agar proses belajarnya bisa lebih nyaman dan lebih fun dengan hasil yang Pengantar Barang / Kurir Gaya hidup Masyarakat Korea Selatan sudah terbiasa dengan belanja Online jauh sebelum kebiasaan itu menular ke negara kita saat ini, mungkin hampir semua toko di korea selatan memberikan layanan pemesanan via online, sehingga lapangan pekerjaan sebagai kurir atau pengantar barang di korea selatan cukup banyak, dengan mengambil pekerjaan part time ini mereka di tuntut profesionalismenya mengatar tepat waktu dan melindungi barang yang di antarnya agar tetap aman hingga sampai ke pemesan barang tersebut. jadi pekerjaan part time seperti kurir ini pun cukup memberikan kebangaan tersendiri jika mereka memberikan service terbaiknya kepada apakah kalian tertarik kuliah sambil kerja part time di korea ? sebelum menjawab, silahkan simak salah satu cuplikan video berikut ini dan semoga bisa menambah wawasan kalian ya !Sejarah Munculnya Pekerjaan Paruh Waktu di Korea Selatan Untuk Kalangan Pelajar di Korea Awal perkembangan ekonomi pada tahun 1970-an menciptakan lapangan pekerjaan paruh waktu bagi para mahasiswa dan Pekerjaan tersebut awalnya di peruntukan untuk mahasiswa yang perlu mendapatkan uang kuliah karena keadaan ekonomi keluarga yang sulit di jaman itu. Maka barulah Pada tahun 1990-an, ketika pertumbuhan ekonomi di korea selatan maju sangat pesat dan terjadi kekurang tenaga kerja, terutama didalam perkembangan industri jasa , dan peningkatan waktu luang para remaja di korea selatan, menyebabkan semakin banyak mahasiswa di korea selatan yang bekerja paruh waktu untuk mendapatkan uang saku tak hanya dari kalangan tak mampu, bahkan anak – anak orang yang mampu pun tak segan – segan ambil pekerjaan paruh waktu tersebut, karena remaja yang bisa bekerja paruh waktu akan menaikan status sosial mereka, mereka di anggap lebih mandiri di bandingkan yang masih minta uang jajan sama orang tuanya buat pacaran, sampai saat ini usia remaja yang boleh bekerja paruh waktu adalah minimal berumur 15 tahun dan mendapat persetujuan dari orang yang memiliki kewenangan sebagai orang tua, seperti orang tua atau dengan perkembangan jaman, maka terjadi pula perubahan struktur industri jasa di masyarakat Korea Selatan, sehingga munculah Undang-Undang Upah Minimum yang di berlakukan di sana dan diundangkan pada tanggal 31 Desember 1986 - Karena sebagian besar waktu yang mereka miliki habis untuk kuliah dan bekerja, maka waktu di korea selatan adalah sesuatu yang sangat berharga, sehingga pemerintah korea selatan mengharuskan para pemberi kerja untuk memberikan liburan mingguan yang dibayar kepada pekerja yang telah menyelesaikan semua hari kerja yang ditentukan dalam kontrak kerja. Mereka boleh libur sehari setiap seminggu sekali tetapi mereka tetap di bayar / berhak atas gaji satu hari. Pekerja yang telah bekerja selama beberapa hari kerja selama seminggu harus diberikan 'setidaknya sekali seminggu rata-rata' liburan berbayar. Menerima hari libur berbayar ini disebut 'tunjangan hari libur mingguan'. Tetapi Tunjangan hari libur mingguan tidak berlaku bagi pekerja dengan waktu kerjanya kurang dari 15 jam per Pekerjaan Paruh Waktu tersebut di atas yang cukup populer saat ini di korea, tentu saja masih banyak jenis pekerjaan part time di Korea Selatan lainnya yang juga bisa di kerjakan oleh sebagian besar pelajar atau mahasiswa di korea, apa saja pekerjaan tersebut ?
Di Korea Selatan memiliki cukup banyak pekerjaan part time. Terutama di kota – kota besar pada umumnya yang dapat dikerjakan oleh sebagian generasi muda di Korea Selatan. Atau mungkin kamu sering melihat di dalam adegan Drakor yang menggambarkan bagaimana kehidupan anak – anak muda di Korea Selatan yang kerja part time sambil kuliah. Bagaimana Sistem Bekerjanya Korea merupakan negara yang masyarakatnya benar – benar menghargai waktu dan uang. Setiap jam diartikan bisa menjadi sumber dana pemasukan bagi setiap orang. Walaupun di negara kita sendiri mungkin sudah mengerti akan hal tersebut, namun konsep mencari uang di Korea benar – benar berbeda. Mereka tidak tanggung – tanggung untuk melakukan dua pekerjaan sekaligus, demi mengumpulkan KRW 8,530 perjamnya. KRW Korean Won ₩ Di Korea kerja part time disebut dengan Arebaitte atau Alba. Bagi kalangan remaja di Korea bekerja sambil kuliah merupakan sesuatu hal yang wajar. Mereka sudah terbiasa dengan gaya hidup yang serba sibuk dan harus pandai – pandai memanfaatkan waktu mereka. Hal tersebut, antara waktu belajar dengan waktu bekerja, mungkin hanya tersisa sedikit waktu bagi mereka untuk bersantai atau nongkrong dengan teman sebaya mereka. Tidak ada kata lelah, tidak ada kata jam malam, tidak ada kata hari libur. Apalagi hanya untuk libur Hari Nasional misalnya. Setiap hari mereka hargai dengan uang, yang memang pada akhirnya menjadikan kehidupan mereka lebih baik. Baca Juga Jangan Cuma ke Seoul! Datangi 5 Distrik di Korea Selatan Ini 3 Rekomendasi Kerja Part Time di Korea Gaji minimum per jam yang akan didapat pada saat ini adalah KRW 8590 won. Jika sebagai mahasiswa hanya diperkenankan bekerja 20 jam setiap minggunya. Berikut ini merupakan 5 kerja part time di Korea yang umumnya dikerjakan oleh anak – anak atau mahasiswa di Korea. Keep scrolling! Pramusaji / Pelayan restoran Seperti yang kita ketahui bahwa restoran atau cafe di Korea memang sedang menjamur saat ini. Setiap hari pasti ada aja beberapa cafe baru yang melakukan grand opening di setiap kota di Korea Selatan. Hal ini menciptakan banyak sekali lapangan pekerjaan untuk posisi pramusaji / pelayan restoran atau cafe baru. Menjadi pramusaji / pelayan restoran atau cafe memiliki cukup besar tantangannya dan juga lumayan bagus dalam hal pengalaman dan sudah pasti membutuhkan keramahan tingkat tinggi. 2. Kasir minimarket / toko Meskipun teknologi di Korea untuk urusan perkasiran sudah cukup maju. Tetapi bukan berarti tanggung jawab sebagai seorang kasir di Korea menjadi lebih ringan, karena apapun pekerjaannya di sana mereka dituntut untuk bekerja profesional dan bertanggung jawab. Bekerja sebagai kasir dapat melatih ketelitian kamu, saat menerima dan memberi uang kepada konsumen mereka harus cekatan dan juga teliti. Baca Juga Bingung Cari Resto Halal di Korea? Berikut Rekomendasinya! 3. Guru privat / tutor Sebagai mahasiswa, tenaga dan kecerdasan kamu sangat dibutuhkan oleh para orang tua yang sibuk mencari uang dan tidak sempat mengajari anaknya belajar di rumah. Rata – rata anak – anak mereka masih duduk dibangku Sekolah Dasar dan Menengah, tapi sebagai guru privat / tutor di Korea kalian harus bersikap profesional, karena di balik upah yang kamu terima, ada sebuah tanggung jawab. Mungkin aturan tersebut bukan berupa aturan tertulis, namun sudah sepantasnya orang tua murid akan menuntut prestasi anak – anaknya lebih baik setelah mereka les privat. BACA JUGA 5 Kampus Korea Selatan Tempatnya Para Artis K-POP Layanan Mediamaz Translation Service Demikian, informasi rekomendasi 5 kerja part time di Korea. Nah, gimana apakah kamu tertarik untuk kuliah sambil kerja part time di Korea? tidak ada salahnya lho untuk menambah pengalaman selain untuk menambah uang saku selama tinggal di Korea. Untuk Anda yang lagi persiapan untuk melanjutkan kuliah di Korea dan membutuhkan jasa penerjemah tersumpah untuk menerjemahkan dokumen – dokumen yang dibutuhkan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Korea, ataupun layanan untuk legalisasi dokumen penting untuk memenuhi persyaratan. Kami bisa menjadi solusi dari semua yang Anda butuhkan. Lebih lanjut, hubungi kami di sini.
SEPULUH tahun yang lalu mahasiswa Indonesia yang mau sekolah di Korea hanya bisa dihitung dengan jari. Itu pun karena hampir semua mendapatkan beasiswa penuh. Tapi sekarang, dengan naik daunnya pamor Korea di mata dunia, semakin banyak mahasiswa asing yang menjadikan Korea sebagai tujuan mereka melanjutkan pendidikan. Pemerintah pun menyambut keberadaan para mahasiswa asing ini dengan memberikan banyak kemudahan. Ada sekitar 400 universitas baik negeri maupun swasta di Korea yang siap menampung mahasiswa asing ini. Banyak di antaranya adalah universitas ranking dunia. Misalnya, menurut The World University Ranking, ada tiga perguruan tinggi yang masuk 100 terbaik tahun 2012. Ketiga perguruan tinggi itu adalah POSTECH, SNU, dan KAIST yang memang sudah punya nama baik di Korea sejak lama. Sementara itu beberapa perguruan tinggi lainnya masuk dalam 500 besar. Beberapa perguruan tinggi lainnya tergolong papan atas di Korea selain dari ketiga diatas adalah Yonsei University, Korea University, Ewha Women University, Hanyang University, Sungkyukwan University, Kyunghee University, Busan National University. Selain itu kualitas perguruan tinggi yang sudah diakui dunia, mereka juga gencar untuk memberika beasiswa kepada mahasiswa asing, karena salah satu indikator dari perguruan tinggi yang menduduki ranking dunia adalah pengaruh internasional. Pengaruh ini dapat dilihat dari jumlah mahasiswa asing, kelas-kelas dalam Bahasa Inggris, dan penelitian kelas dunia. Beasiswa yang berasal dari pihak perguruan tinggi biasanya besarnya berkisar 30% – 70%, beberapa memberikan full scholarship plus uang saku. Pemerintah juga dengan murah hati menawarkan beasiswa kepada pelajar yang berkualitas. Selain itu pemerintah memberika izin untuk bekerja part time agar mahasiswa ini bisa memenuhi kebutuhan keunangan mereka. Ada beberapa pengalaman mahasiswa Indonesia yang bisa menjadi contoh bagi mereka yang berminat untuk melanjutkan kuliah di Korea. Alasan pertama kuliah di Korea seperti melawan arus terutama karena masalah bahasa. Namun itu dia tantangannya harus dengan cepat menyesuaikan diri dan memiliki banyak teman yang mengurangi rasa terasingnya tersebut. Sebelum kuliah di Jurusan Pariwisata misalnya, kamu terlebih dahulu mengambil sekolah di Yonsei Language Institute sampai bisa lulus TOPIK tes bahasa Korea level 4, sesuai dengan permintaan universitas. Persyaratan kemampuan bahasa berbeda-beda. Ada yang mensyaratkan Topik level 3-4 atau Toefl IBT score 80, ada juga yang mengharuskan keduanya. Namun belajar bahasa Korea memberikan keuntungan bagi kita, karena dengan menguasai bahasa ini kita lebih mudah mendapatkan pekerjaan tambahan. Saat ini sambil belajar ia juga bekerja di lembaga bahasa yang khusus mengajar bahasa Indonesia pada para professional. Lain lagi pengalaman kalo kita datang untuk belajar program master di bidang Christian Education. Karena program ini di khususkan untuk mahasiswa asing maka persyaratan bahasa Korea tidak ada. Semua kelas diajar dalam bahasa Inggris oleh professor-profesor yang berkualitas. Pengalaman ini sangat berharga bagi karena ia bisa berkenalan rekan belajar dari berbagai Negara. Walaupun mendapatkan full scholarship dari pihak perguruan tinggi, untuk mendapatkan tambahan uang saku, bisa juga bekerja apa saja, seperti menjadi tukang pengantar Koran. Setelah itu bisa juga mengambil program doktor di bidang Longlife Education di Soongshil Univesity, dan juga bekerja sebagai pengajar bahasa Indonesia bagi professional. Bekerja sambil kuliah adalah tantangan bagi siapa saja. Bagi pelajar asing, mereka harus pandai-pandai mengatur waktu di sela-sela menyelesaikan tugas sekolah. Awalnya memang sulit, tapi dengan berjalannya waktu akhirnya jadi terbiasa. Selain itu dukungan keluarga dan teman-teman di Korea juga berperan besar. Untungnya, pelajar Indonesia bisa bergabung dengan komunitas orang Indonesia dan aktif di organisasi, di mana mereka bisa bertemu dan berbagi dengan teman-teman sebangsa lainnya. Selain itu keberhasilannya kuliah sambil kerja tidak lepas dari ketekunan dan kerja keras. Meskipun di Korea sudah mulai banyak mahasiswa asing, tapi yang dari Indonesia belum banyak. Jumlah mahasiswa asing terbesar adalah dari China, sekitar 70%. Selain itu, kosentrasi mahasiswa asing juga hanya terpusat di beberapa perguruan tinggi. Di Bucheon University misalnya, hanya ada tiga mahasiswa asing. Untungnya pihak universitas memberikan beasiswa 60% kepada mahasiswa asing. Soongshil University, memiliki jumlah mahasiswa asing yang cukup banyak. Biasanya mereka menerima beasiswa sampai 70%. Belajar di Korea membantu menjadikan kita mandiri dan menyadari pentingnya hidup bersosialisasi dan bisa banyak belajar dari semangat belajar mahasiswa Korea. Pada saat UAS/UTS, mereka bisa berada di perpustakaan sampai dua puluh empat jam! pengalaman unik lainnya bagi pelajar asing, mereka punya kesempatan mengunjungi banyak tempat selama ia kuliah. Dalam mata kuliah Korean Praktikum, para mahasiswa asing ini diajak untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di seluruh Korea bahkan sampai ke Jeju Island. Semuanya disediakan gratis oleh pihak universitas. Jika dahulu bayak pelajar Indonesia yang memilih Amerika, Australia, dan Singapura untuk kuliah, saat ini gelombang yang besar mengalir ke Korea. Selain kualitas pendidikan, kebutuhan keungan juga bisa tercukupi di Negara ini. sampai saat ini mayoritas mahasiswa Indonesia di Korea mandiri dalam hal keuangan, atau dengan kata lain tidak membutuhkan dukungan dari kelurga di Indonesia. Semua bisa tercapai pertama dengan ketekunan dan kerja keras, penguasaan bahasa Korea, dan tentu saja dengan menunjukan prestasi belajar. Apa yang harus dilakukan sebelum memutuskan kuliah di korea? Pertama pastikan minat dan bakat kamu sebenarnya. Pastikan bahwa kamu tidak hanya ikut-ikutan tapi karena kamu memang percaya bahwa Korea adalah tempat yang cocok untuk menuntut ilmu. Kemudian mulailah mencoba mencari universitas yang paling sesuai dengan jurusan yang kamu minati. Banyak sekali informasi yang tersedia melalui website. Rata-rata universitas terkenal sudah mempunyai website dalam bahasa Inggris. Namun, biasanya beda perguruan tinggi beda pula fakultas dan favorit dan terbaiknya. Jika kamu masih ragu dan merasa perlu bimbingan, sebaiknya memakai jasa konsultan pendidikan. Keuntungannya jika kamu memakai jasa konsultan adalah kamu lebih mengerti kemampuan, minat, dan bakat diri sendiri. Disamping itu kamu juga memperoleh bimbingan untuk masuk universitas yang paling tepat dengan biaya yang minimal. Kedua, pada umumnya kuliah di Korea menggunakan bahasa Korea sebagai bahasa pengantar, dan beberapa diantaranya berbahasa Inggris. Kamu juga harus tahu persyaratan bahasa yang diminta universitas. Biasanya sebelum masuk kuliah, mahasiswa diharuskan untuk sekolah bahasa Korea terlebih dahulu. Banyak universitas yang memberikan beasiswa untuk kuliah tapi untuk sekolah bahasa mahasiswa harus membayar penuh. Kamu akan dirujuk Language Institute baik di universitas yang bersangkutan maupun di universitas lain. Biaya sekolah bahasa ini sekitar US $1500 per level di luar biaya hidup dan tempat tinggal. Satu level biasanya memakan waktu 10 minggu. Untuk mencapao standar fluency universitas, mahasiswa butuh untuk belajar 3-4 level. Ada baiknya untuk mengambil kursus bahasa Korea di Indonesia sebelumnya sehingga tidak perlu berlama-lama di language institute yang tentunya memakan biaya yang tidak sedikit. Jangan kaget, meskipun Korea adalah Negara dengan teknologi komunikasi sangat canggih, tapi setibanya di Korea, justru kebingungan karena tidak bisa berhubungan dengan keluarga di Indonesia. Sistem jaringan di Korea memakai CDMA, jadi jika kamu tidak siap maka bisa jadi beberapa hari komunikasi terputus sementara. Untuk mendapatkan nomor telepon juga tidak semudah di Indonesia. Di sini butuh kartu penduduk dan rekening bank. Orang yang baru datang tentunya belum memilikinya. Biasanya butuh waktu dua minggu sebelum kartu penduduk di keluarkan kantor imigrasi. Tapi sebelum ke kantor imigrasi kamu sendiri masih repot dengan segala urusan admisi sekolah yang bisa membuat kewalahan. Jika kamu punya teman di Korea sebelum berangkat tentu akan sangat membantu, karena untuk beberapa hari pertama kamu akan seperti alien yang terdampar di planet asing. Jika kamu sama sekali tidak punya kenalan, menghubungi agen pendidikan bisa membantu kamu juga. Sepuluh Perguruan Tinggi Terbaik di Korea Seoul National University Inilah perguruan tinggi pertama dan utama di Korea Selatan. SNU tercatat sebagai universitas papan atas yang sangat kompentitif dan selektif dalam menerima mahasiswa baru. Lulusan SNU sangat berpengaruh di Korea baik dalam politik maupun bisnis. SNU menarik banyak fakultas dari universitas asing untuk mengajar dan berpartisipasi dalam bidang riset. Kampusnya terletak di tengah Kota Seoul. Korea Advenced Institute of Science and Technology KAIST KAIST didirikan oleh pemerinah Korea pada tahun 1971 dan merupakan institute paling bergengsi dibidang sains dan teknik. Kampusnya terletak di Daejon. Yonsei University Yonsei adalah universita swasta yang mulanya didirikan oleh misionaris Kristen. Yonsei mendirikan rumah sakit pertama yang mempraktikkan pengobatan ala Barat tahun 1885. Terkenal untuk program ilmu-ilmu sosial dan terus memperaktikkan prinsip-prinsip kekristenan, meskipun mahasiswa dari bermacam golongan dan agama dapat diterima. Terletak di Seoul dan merupakan saingan utama Korea University. Korea University Perguruan tinggi swasta papan atas yang pertama menawarkan jurusan hukum, jurnalistik, dan ekonomi. Saat ini paling terkenal untuk program Hukum-nya. Kampusnya terletak di Seoul. Pohang University of Science and Technology POSTECH POSTECH berfokus pada sains dan teknik, merupakan institusi bergengsi yang sering disejajarkan dengan KAIST. Lokasi kampusnya terletak di Pohang, dekat Pusan. Hanyang University Hanyang juga adalah universitas swasta papan atas yang kampusnya terletak di Seoul. Terkenal terutama untuk program teknik dan jurnalistik. Sungkyukwan University SKKU SKKU atau Seongdae adalah perguruan tinggi swasta yang didirikan pada tahun 1398 berbaris pada pengajaran Konghucu. Kampusnya terbagi dua, di Seoul untuk program ilmu-ilmu sosial dan sains dan di Suwon untuk program sains. Kyung Hee University Satu lagi universitas swasta di Seoul dengan kampus satelit di Suwon. Kyung Hee University memiliki reputasi kuat di bidang pengobatan timur, ekonomi, bisnis, internasional, serta seni dan musik. Sogang University Sogang University di dirikan pada tahun 1960 oleh Serikat Yesus, dan merupaka perguruan tinggi swasta berbaris pengajaran Katolik. Selain menawarkan berbagai jurusan, Sogang juga terkenal dengan Korean Language Education Center. 10. Pusan National University Pusan University adalah perguruan tinggi negeri bergengsi yang berlokasi di Pusan. Universitas ini menawarkan berbagai jurusan. Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis . Email info Alamat Lengkap Kami
kerja sambil kuliah di korea